Pemulihan Batin & Beristirahat di Sini-Kini

Kata Eckhart Tolle, “Your outer journey is to arrive at your goal or destination, to accomplish what you set out to do, to achieve this or that, which of course, implies future. The outer journey belongs to the horizontal dimension of space and time. The inner journey concerns a deepening of your Being in the vertical dimension of the timeless Now.”

Kurang lebih terjemahan bebasnya: “Perjalananmu ke luar itu untuk mencapai impian atau tujuan, untuk menyelesaikan apa yang sudah kamu tentukan buat kamu lakukan, untuk meraih ini dan itu, dan tentu saja ini terkait masa depan. Perjalananmu ke luar melibatkan dimensi ruang & waktu secara horisontal. Perjalananmu ke dalam mengenai memperdalam keberadaanmu di dimensi vertikal di momen tanpa batas waktu, sekarang, saat ini, di sini-kini.”

Selama ini barangkali kita beranggapan bahwa kondisi batin yang pulih itu ada di masa depan. Kelak suatu hari nanti batin kita akan pulih. Sehingga kita menjadikan pemulihan batin sebagai tujuan yang mesti kita dapatkan. Ada orang lain yang bisa memulihkan batinnya, maka kita juga bisa mendapatkannya. Karena sebagai tujuan, maka adanya hanya di masa depan.

Seiring berjalannya waktu, kita menyadari bahwa pemulihan batin hanya bisa terjadi di sini-kini. Jalan masuknya hanya di sini-kini. Kalau kita membayangkan di masa depanlah batin kita akan pulih, maka bayangan, imajinasi ini sebatas proyeksi pikiran. Konsep atau gambaran mental yang abstrak. Imajinasi ini malah menghalangi jalan masuk pemulihan batin yang hanya berada di sini-kini. Ego, keakuan kita akan perlahan surut ketika kita sadar diri di sini-kini. Memang inilah dilema kita yang sedang berproses memulihkan batin. Kita pikir pemulihan batin itu sebagai tujuan di masa depan, tapi ternyata pemulihan batin hanya bisa terjadi kalau kita masuk dan beristirahat di sini-kini.

Kenyataannya, orang yang mulai menyerah menempatkan pemulihan batin sebagai tujuan di masa depan itu biasanya karena dia sudah lelah berusaha terus menerus meraih kondisi pulih. Atau bisa juga karena dia sudah menyadari kebenarannya bahwa jalan masuk pemulihan batin adalah di sini-kini.

Semoga kita semua bisa menerima kenyataan seapaadanya.

49