Ingin Orang Lain Mengubah Kebiasaan Buruknya?

Ahli Filsafat, Alain de Botton, menjelaskan beberapa tantangan yang akan kita hadapi saat kita ingin orang lain mengubah kebiasaan buruknya. Beberapa pelajaran yang didapatkan:

  • Sehebat apapun orang, seringkali tetap kesulitan di dalam mengubah kebiasaan buruknya. Permintaan untuk mengubahnya, bisa-bisa malah dibalas dengan kemarahan.

Kuncinya bukan menyalahkan, apalagi menuntut berlebihan. Kuncinya uluran tangan dan juga niat berubah dari orang bersangkutan.

  • Menuntut seseorang untuk mengubah kebiasaan buruknya bisa berakibat kemarahan. Yang menuntut marah, yang dituntut pun marah.

Ajakannya, mari saling sadar diri. Setidaknya punya niat besar dan buktikan dalam tindakan upaya mengubah kebiasaan buruk, agar yang dibutuhkan tercukupi.

  • Karena seringkali orang kesulitan di dalam mengubah kebiasaan buruknya, kita perlu belajar melihat lebih dalam, yaitu ada penyebab kuat di belakangnya. Kemungkinan besar adalah patah hati di masa lalu yang dipendam.

Dia bukanlah orang yang menolak berubah, bisa jadi dia adalah orang yang trauma dengan masa lalunya.

  • Bertemu orang menyebalkan bisa jadi memberi pelajaran agar jiwa bertumbuh menuju kedewasaan.

Orang enggan mengubah kebiasaan buruknya barangkali jadi pengingat agar kita yang berubah.

Tak wajib terus bersama. Seimbangkan dengan merawat diri kita sendiri. Berani keluar dari zona nyaman.

Karena seringkali di tengah kesibukan kita menuntut orang lain untuk berubah, tanpa kita sadari kita sendiri pun begitu takut untuk berubah.

Adjie Santosoputro
Author: Adjie Santosoputro

Inilah kesadaran hidup seorang Adjie Santosoputro. Lulusan cumlaude Psikologi UGM dan sempat menjadi finalis wirausaha muda bank besar di Indonesia ini punya minat besar perihal mengistirahatkan pikiran, kesembuhan luka batin, serta hidup sadar berbahagia.

Posted on January 20th, 2020