Belajar Menjalani Hidup Tanpa Tujuan

Tujuan hidup atau kadang disebut dengan misi jiwa, purpose of life. Tulisan ini tidak mengajak apalagi memaksa orang yang punya tujuan hidup untuk tidak punya tujuan. Apalagi kalau orang itu memang lebih nyaman menjalani hidup dengan keharusan punya tujuan, lalu berusaha mengejar dan meraihnya.

Kita bisa berusaha mengetahui tujuan hidup ini sebenarnya apa lewat jalan spiritual atau lewat agama yang kita percaya masing-masing. Kita juga diminta punya tujuan hidup ketika kita belajar soal meraih kesuksesan dan kebahagiaan.

Tulisan ini lebih mengajak melihat diri yang barangkali terjerat oleh tujuan hidup kita sendiri.

Dulu saya pernah dikatain kurang lebih gini: “Mas, kamu itu gak pantes deketin anak saya. Soalnya kamu itu keliatannya gak punya tujuan hidup.” Di kesempatan lain pernah juga: “Kamu itu gak layak kerja bareng kami. Karena yang kerja bareng kami mesti tau purpose of lifenya apa.”

Kamu pernah ngalamin juga?

Dikatain gitu, saya sedih & perihnya membekas cukup dalam. Waktu itu saya sampai benci diri sendiri, kenapa ya kok saya gak sekeren temen-temen lain yang punya purpose of life. Cukup lama dan sampai sekarang pun saya masih merenungkan perihal tujuan hidup ini. Seolah ada 2 orang di dalam diri saya yang ngobrol.

“Apa iya hidup harus punya tujuan?”

“Lho apa harus punya tujuan? Bukannya lebih bahagia kalau gak punya tujuan, gak perlu mengejarnya? Gak punya tujuan maka gak mungkin tersesat kan? Jadi hidup ya hidup aja.”

“Hmm, tapi aku rasa aku harus punya tujuan hidup.”

“Ooo harus ya? Tujuan hidup kayak gimana yang kamu mau?”

“Tujuan hidup yang besar. Semacam misi yang diberikan ke diriku yang mesti ku jalani sampai berhasil.”

“Lihatlah kenyataan di hidup ini. Iya, ada orang yang karena punya tujuan hidup maka dia bisa melakukan hal-hal yang bermanfaat nan indah. Tapi ada juga orang yang agresif bersikap sadis melakukan kekerasan begitu mengerikan, dikarenakan oleh apa? Juga karena mereka merasa harus meraih tujuannya, harus menjalani misinya.

“Jadi terlalu mementingkan tujuan ya? Tapi aku masih penasaran … Gimana ya cara tau tujuan hidupku?”

“Mungkin banyak cara untuk tau. Tapi ketika kita udah merasa tau tujuan hidup kita, apakah itu beneran tujuan hidup kita, atau sebenarnya kita cuma modal percaya, mengira-ngira dan sok tau aja bahwa itu adalah tujuan hidup kita? Tujuan itu kita ciptakan sendiri sebatas pengetahuan kita. Lalu kita malah jadi lebih mentingin tujuan hidup yang sebatas kira-kira itu daripada hidup itu sendiri yang lebih nyata.”

Hidup ini begitu indah. Dan hal terindah dalam hidup ini adalah karena tidak akan tau sebenar-benarnya hidup ini seperti apa. Termasuk barangkali kita tidak akan pernah tau sebenarnya tujuan hidup ini apa. Jadi ya hidup hanya untuk hidup saja. Buat saya jalan hidup seperti ini rasanya lebih menenangkan hati.

Semoga kita semua bisa menerima kenyataan seapaadanya.

56