Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Mengurangi Rasa Panik & Takut?

Pernah gak kamu terus berusaha gak mau mikirin, padahal kamu tau sesuatu itu mesti kamu pikirin? Misal soal hubungan cinta, pekerjaan, karir, kesehatan, hutang. Apa yang sebaiknya kita lakukan kalau berada di kondisi seperti itu?

Langkah paling awal & penting:

1. Kita perlu akui dulu bahwa kita terus berusaha enggak mau mikirin, enggak mau ngomongin sesuatu itu sebenarnya lebih karena kita panik & takut tiap kali mikirin & ngomongin itu.

Perlahan kurangi denialnya.

Lalu kenali soal apa aja yang biasanya kalau kita pikirin & omongin bikin kita panik & takut. Apa soal relasi, soal yang telah kamu lakukan pada seseorang di masa lalu, soal keuangan, kesehatan, karir, pekerjaan?

Kita belajar membaca diri sendiri.

Panik & takut itu terus-terusan terasa enggak nyaman karena kita sembunyikan dalam gelap. Daripada terus menghindari & menyembunyikannya, kita perlu perlahan menemui yang bikin kita panik & takut. Menyinarinya dengan menyadarinya.

Kalau perlu tuliskan soal apa yang selama ini bikin panik & takut. Misal: soal relasi. Tuliskan apa masalahnya.

Mungkin terasa konyol menuliskannya, tapi ini cara agar rasa panik & takut tidak sembunyi dalam gelap. Kita belajar menyinarinya. Apa dengan menuliskannya, masalah kelar? Tentu tidak. Nanti di langkah selanjutnya kita akan pelajari ini. Kalau kita sangat takut menemui & menuliskan yang bikin kita panik & takut, kita bisa nanya ke diri sendiri:

”Apa sebenarnya yang bikin kita takut akan hal itu? Semenakutkan itukah, atau mungkin hanya bayangan di pikiran kita sendiri aja sehingga itu terasa menakutkan?”

Kalau emang belum berani, ya tak perlu dipaksakan. Bisa minta bantuan orang lain terutama yang profesional dalam hal ini, psikolog, psikiater, konselor.

2. Setelah menyadari rasa panik & takut itu, kita perlu merencanakan apa aja yang perlu kita lakukan untuk mengatasi masalah itu. Kita bikin action plan. Tapi yang realistis, enggak ribet, yang jelas & benar-benar bisa kita lakukan.

Lalu, lakukan. Satu per satu, perlahan, bertahap. Rasa panik & takut mungkin masih ada, tapi jeratannya enggak sekencang sebelumnya. Karena tak lagi kita sembunyikan dalam gelap.

Kesimpulannya:
1. Kita perlu menyadari rasa panik & takut. Tuliskan apa yang bikin panik & takut. Karena kalau terus sembunyi dalam gelap, kalau kita berusaha enggak pikirin, malah akan makin menguasai diri kita dan kita tergulung masalah yang makin rumit.

2. Bikin action plan & lakukan perlahan bertahap.

Semoga kita semua bisa menerima kenyataan seapaadanya.

16