Apa itu Mindfulness?

Mindfulness, setelah saya cari tau bahasa Indonesianya apa, ternyata yang bener adalah mindful = wawas, mindfulness = kewawasan. Satu akar kata dengan “wawasan”.

Barangkali selama ini kita taunya “mawas diri”. Padahal bentuk bakunya adalah “wawas diri”.

Mindfulness = kewawasan, adalah kemampuan alami kita sebagai manusia untuk hadir penuh, sadar di mana diri kita berada, dan apa yang kita lakukan, dan tidak terlalu reaktif atau kewalahan dengan apa yang terjadi di sekitar kita.

Kemampuan alami? Iya, mindfulness ini suatu kemampuan yang sejak lahir udah kita punyai. Jadi ya semacam bakat. Kalau kita tidak melatihnya, bakal gitu-gitu aja, atau bisa-bisa akan melemah. Kalau kita semakin rajin melatihnya, kita akan semakin jago menggunakannya di mana pun dan kapan pun.

Kapan pun kita menyadari yang sedang kita alami, menyadari yang sedang kita indra, menyadari pikiran dan perasaan kita sendiri, berarti kita sedang mindful = wawas.

Mengapa saya selama ini mempelajari mindfulness = kewawasan?

Salah satu penyebabnya adalah karena didukung penelitian-penelitian ilmiah. Terus bertambah jumlah penelitian yang membuktikan bahwa kalau kita melatih pikiran untuk mindful = wawas, sebenarnya kita sedang membenahi, bahkan sampai di tingkatan struktur fisik otak kita.

Lalu apa tujuan berlatih mindfulness = kewawasan?

Tujuannya adalah sesederhana agar kita tidak kewalahan dengan kerja pikiran dan perasaan kita sendiri. Agar kita punya relasi yang sehat dengan batin kita sendiri. Sehingga hidup kita secara utuh juga jadi sehat.

Apakah kamu juga pingin hidup sehat?

Semoga kita semua bisa menerima kenyataan seapaadanya.

13